Pay Per Click, Pay Per Post, Pay Per Review Bisnis Internet saat ini
Mungkin ada yang pernah ditawarkan ikutan MLM atau Multi Level Marketing atau malah arisan berantai, baik itu lewat internet ataupun lewat kehidupan sehari – hari.
Bagi saya, (walaupun sering saya mendengar banyak yang berhasil) saya tidak pernah merasa bahwa bisnis itu suatu jalan hidup yang layak ditempuh.
Yang satu MLM hanya menerapkan sistem aneh, saya lebih senangnya mengatakan itu perbudakan, memang ada yang berhasil tapi itu hanyalah segilintir dan (digembor – gemborkan) dibandingkan ribuan anggotanya yang banting tulang mencari uang pendaftaran dan uang iuran sedang yang diatasnya tinggal menengadahkan tangan sambil menjual mimpi.
Herannya, belum pernah perusahaan MLM ini memperlihatkan sisi karyawannya baik direkturnya ataupun pemiliknya sebenarnya yang berhasil, pasti selalu saja anggota “marketer” yang sudah diposisi “puncak”.
Karena jika diperlihatkan, sebenarnya orang – orang yang digembar – gemborkan berhasil itu sebenarnya tidak sampai seujung jari dari uang yang berhasil mereka raup dengan menjual mimpi. Ah, pokoknya itu sih bukan bisnis yang layak dijalani.
Ada lagi arisan berantai, yang kadang lewat email atau kadang lewat lembar fotocopian yang minta ditransfer sejumlah uang ke rekening mereka, nanti mereka pun menyuruh orang yang mentransfer itu meminta orang lain untuk mengirim uang.
Katanya banyak yang berhasil mengumpulkan uang banyak. Saya sih tidak heran, bahkan bukan hal yang aneh lagi saya sering dengar orang yang didaerahnya kaya raya, punya sawah punya mobil, padahal sebenarnya dikota dia hanyalah pengemis jalanan yang minta – minta.
Arisan berantai bagi saya hanyalah mengajarkan cara mengemis. Sejak kapan cara begitu bisa jadi arisan. Yang namanya arisan itu, semua orang punya hak dan kewajiban yang sama. Jumlah uang yang dikeluarkan dan didapat sama besarnya, hanya beda kapan yang dapat giliran, intinya saling tolong menolong.
Saya jadi malu, arisan berantai begitu populer dan diterima oleh bangsa ini. Mau ditaruh dimana muka bangsa ini, kalau ternyata cara – cara mengemis sudah dianggap bukan suatu hal yang memalukan lagi.
Pay Per Click
Kenapa saya cerita dulu diatas, karena saya sedih jika lihat orang menawarkan bisnis internet pasti tidak jauh dari dua hal diatas. Mungkin salah satu iklan google yang paling laris pun banyak dipakai mereka.
Tapi, lupakan itu, sebenarnya bisnis internet tidak melulu begitu. Ada iklan yang memang perusahaannya pun tidak sembunyi – sembunyi, keuangan mereka sudah go public. Contoh google, dengan bisnis iklan Pay Per Clicknya.
Apa sih Pay Per Click ? Pay Per Click atau disingkat PPC adalah bisnis yang sudah lama jadi trendsetter dalam dunia bisnis iklan di internet. Aturannya sederhana seperti namanya, kita bayar iklan kalau ada yang melihat atau mengklik iklan kita. Jadi beda dengan cara iklan zaman dulu yang sistem banner. Kita bayar iklan banner tanpa ada kepastian orang bakal melihat atau membayar.
Nah, pada awalnya, sistem ini diterapkan pada search engine, yang paling populer saat ini adalah Google. Ketika ada orang yang mencari sesuatu di search engine, maka sang Google akan menampilkan iklan yang relevan dengan kata kunci dari sesuatu itu. Ketika ada yang mengklik iklan Google, maka Google akan nagih, yaa kadang bentuknya deposit dan depositnya akan berkurang. Dan jadi deh Google dapat uang.
Lalu apa hubungannya dengan kita, kan Google yang dapat uang. Berhubung kepanjangan, jadi dilanjutkan pada artikel berikutnya bagian kedua.
Popularity: 12% [?]
Tags: Pay Per Click, Pay Per Post, Pay Per Review Home





August 20th, 2008 at 6:42 am
WEW, soal arisan berantai mah suka-suka orangnya. ini kan namanya sitim tolong menolong. Yang penting orangnya ikhlas. Jangangitu toh mas. Tapi boleh juga opininya
August 21st, 2008 at 9:06 am
Lha, maaf yaa bukannya mau berdebat, orang judi juga tidak dipaksa, selingkuh juga tidak dipaksa, kan tetap dosa.
Malah sebalikanya, suatu perbuatan kalau dipaksa jadi tidak dosa. Beda dengan “terpaksa”.
Yaa.. bagi saya tetap itu mengajarkan mengemis. btw itu pendapat saya saat ini, kecuali ada seorang ulama (misal MUI) yang mengaskan hal tersebut adalah tidak mengapa, karena memang dia punya ilmunya untuk memahami itu.
August 21st, 2008 at 3:24 pm
Thanks ya infonya yang memunculkan satu ide buat saya bagaimana cara memilih bisnis di internet yang menguntungkan.
trims ya
March 29th, 2009 at 6:25 am
ya lain orang kan lain pemikiran,yg suka silahkan yg ga yg pp, tp kbetulan kt satu pikiran nih bro hehe
July 12th, 2009 at 3:05 am
numpang coment sekalian ah . . .
kalo MLM hanya orang yang beruntung dan yang giat saja yang bisa berhasil dan memang seh tidak banyak tapi kalau berusaha dapat kok
kalo PPC juga lumayan,,kan memang sudah banyak dan pendaftarannya juga gratis cuma tinggal klik aja dapet uan richptc tu slah satu coba aja gratis daftarnya dan tidak repot
April 29th, 2010 at 2:53 pm
This is a exceptional blog post, I found your weblog checking yahoo for a related content and came to this. I couldnt find to much alternative material on this write-up, so it was awesome to find this one. I definitely will end up being back again to look at some other posts that you have another time.